Revitalisasi SMPN 4 Pesawaran Rp1,079 Miliar Disorot: Material Dipertanyakan & Pekerjaan Diduga Asal Jadi, Penanggung Jawab Tak Ada di Lokasi

Redaksi
Oleh

Siber99news.com,PESAWARAN, 18 September 2026 — Proyek revitalisasi gedung SMP Negeri 4 Pesawaran di Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, yang menelan anggaran negara sebesar Rp1,079 Miliar kini menuai sorotan tajam. Temuan di lapangan mengindikasikan dugaan penggunaan material di bawah standar serta cara pengerjaan yang dinilai tidak sesuai ketentuan .

 

Berdasarkan pemantauan langsung tim media di lokasi, terlihat sejumlah kejanggalan teknis. Antara lain, material penutup atap yang kesesuaiannya dengan spesifikasi kontrak dipertanyakan. Selain itu, ditemukan praktik pemasangan keramik baru tanpa membongkar lapisan lama, yang berisiko menurunkan daya tahan bangunan dan melanggar prinsip mutu pekerjaan .

 

Saat media berupaya melakukan konfirmasi resmi guna kejelasan fakta, tidak ditemukan Kepala Sekolah Rianti, S.Pd., maupun pengelola proyek, konsultan pengawas, atau perwakilan dinas yang bertanggung jawab di lokasi. Ketidakhadiran pihak yang berwenang ini menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai akuntabilitas, pengawasan lapangan, dan kepatuhan terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis yang disepakati.

 



Secara hukum, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah wajib berpegang pada prinsip efektif, transparan, dan berkualitas sesuai Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 serta aturan turunan Kemendikbudristek, yang mewajibkan penggunaan material sesuai standar dan pengawasan ketat di setiap tahap .

 

"Kendati demikian, temuan ini belum menjadi kesimpulan pasti pelanggaran sebelum dibuktikan lewat pemeriksaan dokumen resmi dan verifikasi menyeluruh," tegas tim media. Pihak sekolah, pelaksana, konsultan pengawas, maupun instansi terkait masih diberi ruang seluas-luasnya untuk memberikan klarifikasi dan membuktikan kesesuaian pekerjaan .

 


Masyarakat dan dunia pendidikan berharap dana APBN yang besar ini dikelola dengan jujur dan terbuka, menghasilkan bangunan sekolah yang kokoh, aman, dan layak pakai jangka panjang demi kenyamanan peserta didik dan tenaga pendidik, sebagaimana tujuan utama pembangunan fasilitas pendidikan . (Tim)

6/related/default