Siber99.News -- Bandar Lampung – Pemandangan tak lazim terlihat di sekitar SPBU Pertamina dengan kode 24.352.44 yang terletak di Jalan Gatot Subroto Sukaraja kec Bumi waras , Kota Bandar Lampung. Antrian panjang kendaraan berat jenis Fuso mengular di SPBU tersebut, dan menimbulkan dugaan kuat adanya praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.27/02/2026.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, antrian tersebut cukup panjang, dan terdapat dugaan bahwa aktivitas ini terkait dengan praktik penyalahgunaan BBM subsidi, di mana pihak SPBU diduga bekerja sama dengan pengemudi kendaraan besar untuk mencairkan BBM subsidi kemudian menjualkannya ke pangkalan tak berizin yang telah sepakat.
Praktik ini tentu saja sangat merugikan masyarakat yang berhak mendapatkan BBM subsidi. Pasalnya, pasokan BBM subsidi menjadi berkurang karena dialihkan ke pangkalan ilegal yang menjualnya dengan harga lebih tinggi.
BBM subsidi dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor produktif dan masyarakat yang berhak, sehingga praktik penyalahgunaan seperti ini dapat menyebabkan kelangkaan pasokan bagi pengguna yang berhak serta merugikan kas negara. Terdapat indikasi bahwa kendaraan besar yang mengantri tersebut mengisi BBM subsidi dalam jumlah besar sebelum menyalurkannya ke pangkalan tak berizin untuk diperjualbelikan dengan harga lebih tinggi.
"Kami menduga, SPBU ini sudah 'kongkalikong' dengan para pemilik Fuso dan pangkalan ilegal untuk melakukan praktik pengecoran BBM subsidi. Ini jelas merugikan negara dan masyarakat," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya karena khawatir akan intimidasi.
Kondisi ini telah menarik perhatian publik dan diharapkan pihak Pertamina serta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh. Tindakan tegas diperlukan untuk menghentikan praktik ilegal tersebut dan menjaga keadilan serta ketersediaan BBM subsidi bagi mereka yang membutuhkannya.
Masyarakat mendesak agar pihak Pertamina dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera bertindak tegas terhadap SPBU tersebut. Mereka meminta agar dilakukan investigasi mendalam, menangkap para pelaku, dan memberikan sanksi yang seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Kami meminta Pertamina dan APH untuk bertindak tegas. Jangan biarkan praktik ilegal ini terus merajalela dan merugikan masyarakat. Kami ingin BBM subsidi ini benar-benar sampai kepada yang berhak. Kalau perlu, cabut saja izin SPBU yang terbukti melakukan kecurangan," tegas warga.(Red)



